Unikama – Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni (DKA) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar kegiatan Coaching Clinic dalam rangka persiapan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 6 April 2026, bertempat di Aula Abd. Rajab Unikama.
Memasuki sesi inti kegiatan Coaching Clinic PKM, Prof. Ir. Henik Sukorini, MP, Ph.D, IPM memaparkan secara komprehensif gambaran persaingan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa PKM merupakan salah satu program paling prestisius bagi mahasiswa di Indonesia, yang ditandai dengan tingginya minat dan partisipasi setiap tahunnya.
Dalam pemaparannya, Prof. Henik mengungkapkan bahwa pada periode 2024–2025, jumlah mahasiswa yang terlibat dalam PKM mencapai sekitar 75.000 orang di seluruh Indonesia. Namun, dari jumlah tersebut, hanya sekitar 40.000 hingga 60.000 proposal yang lolos tahap seleksi administrasi. Lebih lanjut, proposal yang berhasil memperoleh pendanaan hanya berkisar antara 4.000 hingga 6.000 judul.
Berdasarkan data tersebut, ia menyoroti bahwa tingkat keberhasilan proposal untuk mendapatkan pendanaan berada di kisaran 10 persen. Angka ini menunjukkan bahwa kompetisi PKM sangat ketat dan membutuhkan persiapan yang matang dari setiap tim pengusul.
Meski demikian, Prof. Henik menegaskan bahwa peluang tetap terbuka bagi mahasiswa yang mampu menyusun proposal secara sistematis, berbasis data yang kuat, serta menghadirkan inovasi yang relevan dan tajam. Menurutnya, kualitas ide dan ketepatan dalam membaca kebutuhan menjadi faktor kunci dalam memenangkan kompetisi tersebut.
Pada akhir sesi, ia menekankan bahwa capaian mahasiswa dalam PKM tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan reputasi institusi. Prestasi di bidang ini dinilai mampu mendorong perguruan tinggi meraih predikat unggul, sekaligus memperkuat posisi program studi dalam mencapai status yang sama. Melalui kegiatan coaching clinic ini, Unikama terus berupaya meningkatkan daya saing mahasiswa agar lebih siap menghadapi kompetisi PKM secara nasional dengan proposal yang berkualitas dan terarah.


