UNIKAMA – Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan bangsa. Momentum ini juga menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus menjaga persatuan, berani menghadapi tantangan, dan mengambil peran dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Sumpah Pemuda, yaitu “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.” Tema ini mengajak generasi muda untuk tidak hanya mencintai tanah air, tetapi juga memiliki semangat pantang menyerah dan kepedulian terhadap sesama.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, pemuda memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan. Kemajuan teknologi, perubahan sosial, hingga berbagai tantangan global membutuhkan generasi yang kreatif, berani berinovasi, dan mampu bekerja sama tanpa memandang perbedaan.
Patriotik, Gigih, dan Berempati: Bekal Pemuda Masa Kini
Semangat patriotik dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menjaga persatuan, menghargai keberagaman, menggunakan produk dalam negeri, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Sementara itu, sikap gigih menjadi modal penting bagi pemuda untuk terus belajar dan berkembang. Kegagalan bukan alasan untuk berhenti mencoba, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri dan menemukan cara baru dalam mencapai tujuan.
Tidak kalah penting, empati mengajarkan generasi muda untuk lebih peduli terhadap kondisi orang lain. Sikap saling menghargai, membantu sesama, dan menghindari perundungan merupakan contoh nyata bagaimana kepedulian dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Ketiga nilai tersebut dapat dimulai dari kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan kampus. Mahasiswa dapat mengambil peran melalui kegiatan organisasi, pengabdian kepada masyarakat, kegiatan sosial, hingga berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
Mahasiswa Jadi Bagian dari Perubahan Bangsa
Bagi mahasiswa, Hari Sumpah Pemuda menjadi kesempatan untuk kembali merefleksikan peran dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. Menjadi pemuda yang berdampak tidak harus selalu dimulai dari hal besar. Konsisten belajar, berani menyampaikan gagasan, aktif berkegiatan, dan peduli terhadap sesama juga merupakan langkah nyata untuk menciptakan perubahan.
Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 tetap relevan hingga saat ini. Di tengah perbedaan latar belakang, suku, budaya, dan pandangan, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan alasan untuk terpecah belah.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh generasi muda, termasuk mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan prestasi, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Sebab, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh cita-cita besar, tetapi juga oleh langkah nyata yang dilakukan generasi mudanya hari ini.
Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026!
Mari menjadi pemuda yang patriotik dalam mencintai bangsa, gigih dalam memperjuangkan cita-cita, dan berempati dalam memperlakukan sesama.
Bangga Menjadi Unikama!
(dka.unikama)

